
Masyarakat suku Sasak, di Pulau Lombok, memiliki tradisi tahunan yang unik, yakni menangkap cacing laut yang dikenal dengan sebutan Bau Nyale. Tradisi tersebut menjadi istimewa dan sakral, lantaran cacing nyale yang ditangkap dipercaya sebagai jelmaan seorang putri bernama Putri Mandalika.
Untuk itu, disuguhkan pula pagelaran drama Putri Mandalika. Konon, karena kecantikannya yang tersohor, sang putri di lamar oleh sejumlah pangeran. Dalam dilema memilih salah seorang pangeran serta ancaman peperangan dari pangeran yang ditolak, sang putri akhirnya memilih menceburkan diri ke laut dan menjelma menjadi cacing laut yang dikenal dengan Nyale.

